Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Wisuda Magister, Sarjana, dan Diploma ke-51 dan AAI Padang ke-60 tahun Akademik 2017-2018 di Auditorium UNP, Sabtu, (29/12/2018).

Sebanyak 658 yang diwisuda dari berbagai fakultas dan program studi pasca sarjana, strata 1 dan diploma III mengikuti wisuda tersebut.

Rektor Universitas Ekasakti AAI Padang Dr Otong Rosadi mengatakan Universitas Ekasakti (Unes) dan Akademi Akuntansi Indonesia (AAI) Padang optimis mampu menghadapi berbagai tantangan di era revolusi industri 4.0. Bahkan untuk menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing, Unes maupun AAI melakukan sejumlah inovasi maupun mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung.

"Peningkatan kualitas lulusan salahsatu prioritas kami di era revolusi industri 4.0. Kami yakin dengan inovasi maupun mempersiapkan sarana prasarana pendukung, Insya Allah para lulusan mampu bersaing di era revolusi industri 4.0 ini, "kata Rektor Unes, Otong Rosadi kepada wartawan usai wisuda Unes dan AAI di Auditorium UNP, Sabtu, (29/12/2018).

Menurut Otong, inovasi yang dilakukan seperti peningkatan kualitas dosen melalui pendidikan ke program doktoral (S3), mengembangkan e-journal berkala yang bereputasi nasional dan internasional, menggerakkan LPPM menjadi lembaga penertiban kampus, melakukan kerjasama dengan University Kebangsaan Malaysia (UKM) dengan menyelenggarakan International Conference yang rutin dihadiri beberapa perguruan tinggi dari negara ASEAN. Kemudian, dalam meningkatkan sarana prasarana, juga dikembangkan sistem informasi akademik melalui sistem SIADAK, dan mengembangkan Badan Pengelola Sistem Informasi (BAPSI).

"Salahsatu implikasi dari BAPSI ini, semester depan akan dimulai Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dan dengan adanya BAPSI ini, semua sistem serba online," katanya.

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Padang (YPTP), Henry Mappesona mengatakan di era saat ini, mengharuskan dilakukannya perubahan dalam penguatan kapasitas sumber daya termasuk pengembangan kapasitas dosen dalam pembelajaran daring, dan pengembangan infrastruktur Massive Open Online Course (MOOC) maupun e-library.

"Karena itu, kami menyadari pentingnya mengembangkan IT. Tahun 2017, kami sudah mempunyai struktur baru BAPSI yang secara hirarkis berada dibawah rektor tetapi secara fungsional langsung dibawah yayasan," kaya Henry.

Henry juga menyebut, BAPSI hadir untuk menjawab kebutuhan pengembangan sistem informasi di Unes dan AAI Padang. Kesiapan yayasan diperkuat lagi dengan komitmen untuk mengembangkan IT.

"Sekarang kami juga sedang menyiapkan big data berupa portal yang menyajikan e-siadak, e-billing, e-alumni, dan lain-lain," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris LLDIKTI Wilayah X, Yandri A. mengakui di era saat ini mengharuskan setiap individu atau lulusan memiliki daya saing. Sebab, individu yang mempunyai kualitas dan penguasaan IPTEK baik, akan menjadi individu yang unggul di masa depan.

"Kami berharap lembaga pendidikan yang berkualitas juga melahirkan individu-individu yang berkualitas dengan penguasaan IPTEK yang bagus," pungkasnya. (RI)