UNES Lakukan Program Pengabdian Kepada Masyarakat di Rambatan, Tanah Datar 2025-08-28 | by Rudi. Universitas Ekasakti (UNES) melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi dan Pelatihan Produksi Paving Block Ramah Lingkungan untuk Optimalisasi Manajemen Konstruksi dan Arsitektur Ramah Lingkungan” di Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.26 Agustus 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Elviyanti, S.T., M.T., Dosen Teknik Sipil UNES, yang juga didukung kolaborasi dosen lintas disiplin yaitu Robby Hooter, S.T., M.T. dari Teknik Sipil dan Dr. Irnawati Siregar, M.Pd.T. dari Arsitektur. Selain itu, kegiatan PKM ini menjadi Program Kerja Utama mahasiswa KKN-PPM UNES kelompok 29 yang diketuai oleh Abdi Yulio dari Program Studi Teknik Sipil. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, ditandai dengan sambutan hangat dari Wali Nagari III Koto, Willy Adha, S.Sy., yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian UNES dalam mendorong inovasi ramah lingkungan di tengah masyarakat. Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Bank Sampah Nagari III Koto, Yudistira Siska, beserta anggota bank sampah, Ketua BUM Nagari, Ketua Pemuda Jorong, Ketua KDMP, Ketua TPP-PKK, Babinsa Nagari, Bhabinkamtibmas Nagari, Ketua BPRN Nagari, Ketua KAN Nagari, Ketua Lembaga Unsur Nagari dan Staff Nagari. Mereka menunjukkan komitmen untuk mendukung produksi paving block berbahan ramah lingkungan sebagai upaya memanfaatkan limbah plastik maupun sampah anorganik menjadi produk yang bernilai guna. Dalam sesi sosialisasi, narasumber menjelaskan pentingnya penerapan konsep ramah lingkungan dalam dunia konstruksi dan arsitektur. Produksi paving block ramah lingkungan ini tidak hanya berfungsi sebagai inovasi material, tetapi juga sebagai strategi optimalisasi manajemen konstruksi. Dengan memanfaatkan bahan daur ulang, biaya produksi dapat ditekan, ketersediaan material alternatif lebih terjamin, serta kualitas lingkungan tetap terjaga. Hal ini sekaligus meningkatkan efisiensi pekerjaan konstruksi di tingkat masyarakat, baik dari segi waktu, tenaga, maupun biaya. Setelah sesi materi, dilakukan praktik langsung yang dipandu oleh Ibu Elviyanti bersama instruktur. Mahasiswa KKN-PPM kelompok 29 di Nagari III Koto berhasil memproduksi paving block berbahan dasar sampah plastik jenis LDPE (kresek plastik, bungkus makanan, plastik gula, plastik laundry, dll) dengan total bahan 5.840 gram. Bahan tersebut diolah dan dicetak menggunakan cetakan paving ukuran 20 cm x 10 cm x 6 cm, dengan variasi sebagai berikut: Sampel 1: Perbandingan 1:3 (Pasir 450 gr : Plastik 1.350 gr) Sampel 2: Perbandingan 2:2 (Pasir 900 gr : Plastik 900 gr) Sampel 3: Murni plastik 1.800 gr Sampel 4: Murni plastik 1.800 gr Dengan demikian, dihasilkan empat paving block plastik yang nantinya akan dilakukan uji kuat tekan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Ekasakti untuk mengetahui kualitas dan daya tahannya sebagai bahan konstruksi alternatif. Lebih jauh, aplikasi dari paving block ramah lingkungan ini diharapkan dapat diterapkan pada halaman parkir dan area taman di Objek Wisata Panorama Puncak Aua Sarumpun, sehingga mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan estetika kawasan wisata. Kehadiran paving block ramah lingkungan tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga memperkuat identitas Puncak Aua Sarumpun sebagai ikon destinasi wisata alam Nagari III Koto. Kawasan ini dikenal memiliki landscape alam yang elok dan indah, sehingga perpaduan antara keindahan alami dan penataan infrastruktur ramah lingkungan akan menjadikan Aua Sarumpun semakin menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga praktik nyata bagi masyarakat dan anggota bank sampah untuk dapat mengembangkan usaha mandiri di bidang produksi paving block ramah lingkungan. Dengan adanya kegiatan PKM ini, diharapkan masyarakat Nagari III Koto semakin berdaya, sekaligus mampu menerapkan prinsip manajemen konstruksi yang optimal, efisien, dan berkelanjutan, yang sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung pengembangan potensi wisata local. (Rudi-PPID & HUMAS Unes-Aai) 0 komentar | komentar