Jl. Veteran No.26B, Purus, Kec. Padang Barat. | rektoratunes@unespadang.ac.id
  • English | Indonesian
Develop a passion for learning

SEMINAR NASIONAL POPMASEPI 2026 HADIRKAN TOKOH NASIONAL DAN DAERAH DI UNES

SEMINAR NASIONAL POPMASEPI 2026 HADIRKAN TOKOH NASIONAL DAN DAERAH DI UNIVERSITAS EKASAKTI.

 

Padang, 15 Juni 2026 – Seminar Nasional POPMASEPI 2026 sukses diselenggarakan pada tgl 15-18 Juni 2026 di Aula Kementerian Agama dan Auditorium Universitas Ekasakti Padang. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan mahasiswa dalam membahas penguatan sektor pertanian, perkebunan, koperasi, dan pemberdayaan masyarakat menuju pembangunan yang berkelanjutan.

Seminar nasional ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah,S.P.,M.I.M, yang memberikan arahan sekaligus motivasi kepada peserta mengenai pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam meningkatkan daya saing sektor pertanian dan ketahanan pangan di Sumatera Barat.

 

Turut hadir Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Ekasakti terus berkomitmen mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi melalui berbagai kegiatan akademik, termasuk Seminar Nasional POPMASEPI.

Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dan tamu kehormatan, di antaranya Ir. Afniwirman, Nico Primadona, S.E., Ari Irpendi Putra, Prof. Dr. Ir. Ketut Budaraga, M.Si, serta Ir. Djoni.

Melalui seminar ini, para peserta memperoleh wawasan mengenai pengembangan pertanian modern, penguatan koperasi dan UMKM, hilirisasi hasil pertanian, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha dalam menciptakan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seminar Nasional POPMASEPI 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kerja sama antar pemangku kepentingan sekaligus mendorong lahirnya gagasan dan inovasi yang mendukung kemajuan sektor pertanian dan pembangunan ekonomi daerah.(Rudi Humas)


0 komentar